Yayasan Cipta

About Us
Yayasan CIPTA is a non-profit organization that focuses on Social Development, Health and Social Welfare.
PASTI Program
A stunting program is a national initiative to combat chronic malnutrition in children.
HIV and AIDS Program
Zero new HIV infections, Zero AIDS-related deaths, Zero discrimination.

Partnership and Program

13

Organization Fundings

12

Provinces

31

Regency

ABOUT

Strategic Communication for Social Development

GOVERNANCE

Yayasan CIPTA provides overall policy and strategic direction to Funded

COLLABORATIVE PROGRAM

Yayasan CIPTA has implemented program

CURRENT PROGRAM

PASTI is partnership and Funded with the NGO's

Collaborative Program

Read More

Work Locations

Partnerships

Social Media Updates

Instagram

Hari Disabilitas Internasional selalu jadi momen buat nanya hal paling dasar: udah bener belum cara kita membangun masyarakat?

Karena inklusi itu bukan soal “baik hati” atau “charity”.
Ini soal hak, martabat, dan ruang yang sama untuk hidup dengan aman, sehat, dan dihargai.

Dan perubahan nggak selalu datang dari kebijakan besar dulu. Kadang dimulai dari hal sederhana: percaya pada suara penyandang disabilitas, memastikan ruang publik bisa diakses semua orang, dan berhenti menganggap kebutuhan mereka sebagai “tambahan”.

Dunia yang inklusif bukan utopia. Itu pilihan. Dan pilihan itu ada di kita.

#HariDisabilitasInternasional #DisabilityInclusion #DisabilityRights #YayasanCipta #PublicHealth
Kok bisa obat diabetes nyasar ke sungai di Jakarta?

Temuan BRIN soal metformin di Sungai Angke bukan berita kecil. Ini tanda bahwa sistem pengolahan limbah kita udah ketinggalan jauh dari realitas polusi hari ini.

Metformin itu gak kebaca di filter lama, susah terurai, dan bisa balik lagi ke rantai makanan. Ikan terdampak. Ekosistem ikut goyang. Dan kalau dibiarkan? Teknologi air bersih kita bakal kalah cepat sama polusi obat.

Ini bukan soal bikin panik. Ini soal mendesak perbaikan sistem—karena air bersih bukan privilege. Ini hak.
Kalau polutan farmasi sudah masuk sungai, berarti saatnya upgrade cara kita ngolah limbah. Bukan nanti. Sekarang.

#YayasanCipta #PharmaceuticalPollution #PencemaranAirJakarta #Metformin #PublicHealth
Banyak perempuan tumbuh dengan anggapan bahwa nyeri haid itu “wajar” dan harus ditahan. Tapi kenyataannya, ketika rasa sakit, stigma, dan minimnya fasilitas membuat mereka bolos sekolah, kehilangan peluang kerja, atau tidak bisa mengakses layanan kesehatan… itu bukan lagi sekadar urusan bulanan. Itu pelanggaran hak.

Menstruasi bukan hal kecil yang bisa dianggap remeh. Ia menyentuh tubuh, mental, pendidikan, pekerjaan, sampai martabat. Dan kalau kebutuhan dasarnya saja tidak terpenuhi, bagaimana mungkin perempuan bisa hidup dan berkembang dengan layak?

Keadilan menstruasi bukan pilihan, ini kewajiban. Sudah saatnya kita berhenti menyalahkan perempuan, dan mulai memperbaiki sistemnya.

#YayasanCipta #MenstrualHealthisHumanRight #MenstrualHealth #HumanRight #WomanRight
Ternyata pahlawan kita gak cuma berjuang buat kemerdekaan, tapi juga ninggalin pelajaran berharga tentang hidup sehat, seimbang, dan panjang umur.

Rohana Kuddus ngajarin pentingnya terus berpikir dan belajar. Kiai Wahab Hasbullah nunjukin kalau spiritualitas dan komunitas bikin hidup lebih tenang. Sultan HB IX dan Bung Hatta ngasih contoh sederhana: hidup disiplin, makan teratur, dan gak berlebihan.

Selain kemerdekaan bangsa, kita juga mewarisi pelajaran berharga dari para pahlawan. Oleh karena itu …

🇮🇩 Selamat Hari Pahlawan!

Mari lanjutkan semangat mereka: berjuang, menjaga, dan mencintai. Termasuk mencintai hidupmu sendiri ❤️

#YayasanCipta #HariPahlawan #TipsPanjangUmur #PublicHealth

Facebook

Hari Disabilitas Internasional selalu jadi momen buat nanya hal paling dasar: udah bener belum cara kita membangun masyarakat? Karena inklusi itu bukan soal “baik hati” atau “charity”. Ini soal hak, martabat, dan ruang yang sama untuk hidup dengan aman, sehat, dan dihargai. Dan perubahan nggak selalu datang dari kebijakan besar dulu. Kadang dimulai dari hal sederhana: percaya pada suara penyandang disabilitas, memastikan ruang publik bisa diakses semua orang, dan berhenti menganggap kebutuhan mereka sebagai “tambahan”. Dunia yang inklusif bukan utopia. Itu pilihan. Dan pilihan itu ada di kita. #HariDisabilitasInternasional #DisabilityInclusion #DisabilityRights #YayasanCipta #PublicHealth

Kok bisa obat diabetes nyasar ke sungai di Jakarta? Temuan BRIN soal metformin di Sungai Angke bukan berita kecil. Ini tanda bahwa sistem pengolahan limbah kita udah ketinggalan jauh dari realitas polusi hari ini. Metformin itu gak kebaca di filter lama, susah terurai, dan bisa balik lagi ke rantai makanan. Ikan terdampak. Ekosistem ikut goyang. Dan kalau dibiarkan? Teknologi air bersih kita bakal kalah cepat sama polusi obat. Ini bukan soal bikin panik. Ini soal mendesak perbaikan sistem—karena air bersih bukan privilege. Ini hak. Kalau polutan farmasi sudah masuk sungai, berarti saatnya upgrade cara kita ngolah limbah. Bukan nanti. Sekarang. #YayasanCipta #PharmaceuticalPollution #PencemaranAirJakarta #Metformin #PublicHealth

Banyak perempuan tumbuh dengan anggapan bahwa nyeri haid itu “wajar” dan harus ditahan. Tapi kenyataannya, ketika rasa sakit, stigma, dan minimnya fasilitas membuat mereka bolos sekolah, kehilangan peluang kerja, atau tidak bisa mengakses layanan kesehatan… itu bukan lagi sekadar urusan bulanan. Itu pelanggaran hak. Menstruasi bukan hal kecil yang bisa dianggap remeh. Ia menyentuh tubuh, mental, pendidikan, pekerjaan, sampai martabat. Dan kalau kebutuhan dasarnya saja tidak terpenuhi, bagaimana mungkin perempuan bisa hidup dan berkembang dengan layak? Keadilan menstruasi bukan pilihan, ini kewajiban. Sudah saatnya kita berhenti menyalahkan perempuan, dan mulai memperbaiki sistemnya. #YayasanCipta #MenstrualHealthisHumanRight #MenstrualHealth #HumanRight #WomanRight

Beberapa waktu lalu, kabar duka datang dari keluarga YouTuber Jerome Polin. Sang ayah, Marojahan Sintong Sijabat, berpulang setelah mengalami sumbatan usus akibat gumpalan darah beku yang sempat menyebar hingga ke pembuluh darah paru-paru. Kondisinya sempat kritis dan menurun drastis sebelum operasi dilakukan. Kasus ini jadi pengingat bahwa masalah di pencernaan bisa berkembang cepat dan berisiko fatal, terutama kalau terjadi penyumbatan total di usus. Sumbatan usus sendiri termasuk kondisi gawat darurat yang bikin makanan, cairan, dan gas gak bisa lewat sebagaimana mestinya. Kalau dibiarkan, tekanan di dalam perut meningkat, dan bisa berujung pada robekan atau infeksi serius di rongga perut. Karena itu, penting banget untuk gak menyepelekan gejala seperti: ⚠️ Nyeri atau kram perut yang datang dan hilang ⚠️ Mual dan muntah hebat ⚠️ Perut terasa keras atau membesar ⚠️ Susah buang air besar atau buang angin Kalau muncul tanda-tanda seperti ini, segera periksa ke dokter sebelum terlambat. Kesehatan pencernaan sering dianggap remeh, padahal jadi salah satu fondasi utama tubuh untuk bertahan hidup. #YayasanCipta #KesehatanPencernaan #ObstruksiUsus #JeromePolin #PublicHealth #EdukasiKesehatan

News and Article